Kapan pun saat aku memang ingin sendiri, kapan pun saat aku
ingin menjauh dari keramaian, kapan pun saat
hati ini merasa galau, kapan pun saat aku memang hanya ingin berbicara
dengan Sang Pencipta.
Lalu apa yang aku lakukan jika ingin sendiri.. ?
Saat sendiri bukan berarti
aku hanya duduk manis atau berdiam diri. Jika sendiri justru aku berubah
menjadi manusia yang padat akan aktivitas. Kesendirian membutku berkelana
kemana-mana. Dan inilah tempat favorit-ku saat sedang sendiri :
1.Kamar mandi ˆ~ˆ
Tempat ini mungkin sedikit aneh untuk
sendirian. Bahkan waktu itu guru-ku sempat berkata ..
“ Jangan
berlama-lama di kamar mandi karena itu sarangnya para mahluk lain“
Mungkin
saat mendengarnya, orang-orang berpikir yang macam-macam dan mengerikan. Lain
halnya dengan aku, saat Pak Bani mengatakan kata-kata itu aku tidak pernah
mengambil pusing, yang ada di pikiran-ku..
Aku percaya di kamar mandiku banyak mahluk
lain, di dinding para cicak genit menempel di lantai kamar mandi hewan yang
bentuknya sangat persis dengan buah kurma pun ada hehe.
Di
kamar mandi, aku duduk di pinggiran bak, aku bernyanyi, mancari ide, berilusi
sampai menangis. Tak heran jika ayah, ibu, mba, mas dan adek kompak mengetuk
pintu saat aku di dalam kamar mandi, karena dalam satu hari aku bisa sampai
lima jam di kamar mandi.
2.Perpustakaan (⊙̃.o
Di perpustakaan aku membantu ibu/bapak penjaga
mengacak-acak buku-buku sampai majalah yang ada di ruang itu dan membacanya-_-v
Saat aku memasuki perpustakaan aku benar-benar merasa tenang dan nyaman. Tanpa
harus membeli majalah, aku bisa membaca majalah-majalah baru (terutama seputar
Korea ) secara gratis di Perpus.
3.Di atas sajadah ◠‿◠
Disini.. walaupun aku tau aku sedang sendiri tapi
aku tidak pernah merasa sendiri. Aku benar-benar merasa tenang. Setelah
mengambil air suci, aku beribadah dan berkomunikasi dengan pencipta alam
semesta ini lewat do’a. Entah mengapa kesendirianku di atas sajadah membuatku
betah. Terkadang aku suka tertidur nyenyak diatasnya.
4.Toko buku (゚ヮ゚)
Hampir
setiap aku punya waktu luang, aku selalu mengunjungi toko buku. Tujuanku adalah membaca novel yang sudah di buka, membaca sinopsis novel, membaca komik,
dan lainnya. Pernah suatu hari aku menghabiskan waktu kesendirian-ku selama
tiga jam di toko buku dan alhasil aku beres membaca satu novel yang cukup tebal.
*Walaupun aku
sendiri. Aku memiliki prinsip bahwa aku harus benar-benar memanfaatkan waktu. *
Aku adalah magnet, kau pasti akan tertarik olehku !
..Jika Aku Idola dan bertemu Antifan-ku..
(┌˘▽˘)┌♥┐(˘▽˘┐)
Pagi itu..
Hari dimana aku
mengunjungi para fan yang sudah lama berdiri menungguku. Aku hanya tersenyum, bermacam-macam
barang koleksi mereka angkat dan meninggikannya di atas kepala masing-masing. Lautan poster bertemakan wajah-ku terlihat
jelas di kedua bola mata ini. Sepertinya mereka melakukan itu dengan semangat
tinggi. Yaa.. berkat menatap semangat mereka-lah tingkat semangatku kian
meningkat pula.
Tidak lama aku
mengunjungi mereka, aku langsung menuju pintu keluar. Aku berjalan cepat dengan kacamata hitam
andalan-ku supaya tidak ada satu pun yang menyadari keberadaan-ku.
Tiba-tiba saja..
“ Bukkk “
Seseorang menabrak
badan-ku. Tanpa menatap orang yang ditabraknya, ia hanya mengucapkan
“ Mianhae” dan
pergi dengan langkah cepat.
Reflek aku menatapnya.. aku terus menatapnya
dengan rasa panik karena takut yang tadi menabrak adalah wartawan yang sengaja
memata-matai dan terus mengikutiku. Saat memulai langkah kesatu, kaki-ku
menginjak sesuatu. Sebuah note berwarna gelap tepat berada dibawah kaki-ku.
Tanpa berlama-lama aku mengambilnya dan menaiki van yang sudah siap membawaku
ke tempat selanjutnya.
Sesampainya di
apartement..
Aku sudah ada
diatas kasur empuk dan siap untuk menuju alam mimpi. Tapi sebelum menutup mata,
aku terpaku pada satu benda gelap di meja. Itu note yang sengaja ku ambil tadi.
Aku langsung mengambil dan membaca satu demi satu kalimat yang tertulis.
Halaman pertama berisi..
“ Hei.. kau manusia biasa tetapi sombong
luar biasa!”
Aku hanya
mengangkat bahu tanda tak paham dan membuka halaman kedua..
“ Aku ingin bertemu, aku mengidolakanmu.
Tapi itu dulu! Kini aku ANTIFAN-mu Widhaskin!! “
Sembilan huruf
terakhir itu membuatku kaget. Itu namaku, dia dulu mengidolakanku, dia siapa?,
mengapa dia menjadi antifan-ku sekarang?
Setelah membuka
halaman selanjutnya, tidak ada satu pun kata yang tertulis. Halaman selanjutnya
juga. Dan terus terjadi hal yang sama saat aku membuka halaman selanjutnya. Dan
di halaman terakhir, aku menemukan biodata lengkapnya. Tak lama, aku
mengirimnya pesan singkat lewat email yang tertulis di halaman terakhir note
ini.
“ Aku menunggumu Antifan-ku! Bisa kau temui
aku besok? Di seminar Korean art. “
sapa-ku lewat email
Tak lama ia
membalas “ HAHA. Siapa kau? Pasti kau
adalah salah satu teman yang berani menjahili-ku! Akan ku temukan kau besok..”
Keesokan harinya
..
Aku terbangun dari
tidurku, aku lansung mengecek email. Dan tidak sia-sia karena aku menemukan
satu balasan lagi darinya
“ aku memakai T-shirt kuning dan bawahan
jeans” katanya
Aku hanya tertawa
dan ingin segera menemukannya. Setelah berdandan, aku bergegas masuk mobil
untuk menuju tempat yang sudah dipilih. Tak jauh dari pintu masuk seminar,
tampak lelaki berpakaian T-shirt kuning dan celana jeans-nya. Aku mulai
melangkah untuk menghampirinya, aku duduk tepat di depannya.
Ia hanya menatapku
bingung lalu menundukkan kepalanya.
“Bisa kau ceritakan mengapa keu memilih
menjadi antifan-ku?” Tanyaku dengan berani
“ Aku membencimu, kau sombong. Apa kau
pernah melambaikan tangan, berbicara, sampai memberi tanda tangan pada fannya?
Tidak kan?” balasnya
Aku tersenyum membalas
jawabannya sambil menyodorkan tiket fanmeeting “Mian, datanglah jika kau mau, gratis!”
Setelah itu aku
pergi. Dan menuju lokasi fanmeeting.
Saat acara
menandatangani merchandise bagi fan yang terpilih, aku melihat si antifan tadi.
Aku menunjuknya untuk maju ke depan. Ia tidak membawa apa-apa. Aku lansung
menandatangani T-shirt kuningnya. Semua fan yang melihat pun teriak. Sebelum kembali,
ia memberi note hitam tadi. Aku menerimanya.
Sesampainya di
apartement…
Di kasur empuk
yang sama aku membuka note hitam pemberian antifan-ku. Di tengah-tengah
halamannya tertulis
Daebak! Kau sungguh luar bisa Widhaskin !
Aku menyukaimu lagi.
Bolehkah aku mundur dari barisan antifan
dan bergabung dalam kumpula fan-mu?
Jika kau tidak mengizinkannya, aku akan
tetap menjadi fan-mu !
Hey girl..Johahae! hey girl Saranghaeyo!
Aku langsung
membalas lewat email
Aku sudah mengira ini akan terjadi,
Kau tau ?
Aku adalah magnet, kau pasti akan tertarik olehku!
Aku yakin semua antifan-ku akan tertarik oleh magnet dalam diriku. HAHA
apa pendapat Sahabat tentang blogger yang ‘cool and smart‘, atau bagaimana kriteria blogger yang ‘cool and smart’ menurut Sahabat?
Jika dilihat dari arti dalam kamus :
1) Cool (ku:l) berarti sejuk, dingin, menyejukkan, yang mengagumkan
2) Smart (sma:t) berarti cerdas, bijak, gagah
Nah.. dari kedua kata yang memiliki banyak arti tersebut, saya tertarik untuk merangkai kumpulan kata yang merupakan pandangan saya tentang bagaimana kriteria blogger yang ‘cool and smart’ itu ?
C.☺.☺.L Ambil saja satu arti 'yang mengagumkan' dari kata cool. Kawan blogger, saat kita membuat sebuah postingan baik itu adalah karya orang lain yang kita ulas lagi maupun karya kita sendiri, kita pasti mempunyai cara masing-masing untuk membuat para pembaca terkagum-kagum atas postingan yang kita buat. Cara yang paling awal adalah percaya diri. Percayalah bahwa kita bisa membuatnya dengan sebaik dan semaksimal mungkin. Walaupun hasilnya tergantung pada kesan para pembaca.
Rasanya sudah ngga jaman sama yang namanya minder! Rasa minder biasanya muncul karena perasaan 'duh..aku kan penulis baru, aku ngga yakin bisa jadi blogger yang handal' atau karena kita punya idola di dunia blog. Kita beranggapan dia tuh beneran keren, t.o.p bangeet, kita selalu puja-puja dan mengagumi segalanya tentang blog tersebut tanpa ada pemikiran 'aku juga bisa jadi seperti itu!!' justru yang ada hanya keluhan 'aku ngga ngerti cara jadi blogger seperti dia' jika keluhan yang ada dalam diri kita, kapan kita akan mencobanya?
Kawan.. buanglah keluhan itu, dan timbulkan rasa positif atas keyakinan kita untuk bisa menjadi blogger yang kece.. blogger yang bisa di kagumi banyak pembaca.. blogger yang bermanfaat untuk pembacanya. Masalah rame atau tidak postigan yang kamu buat jangan di pikirkan dulu,, jadikan hal itu menjadi nomor yang ke sekian. Jadikan rasa percaya diri menjadi nomor satu, berani berposting ria yang tentunya bermanfaat bagi orang banyak menjadi nomor dua, dan isilah nomor-nomor selanjutnya dengan hal positif. Buang jauh-jauh rasa minder.. Lama-kelamaan pasti postingan yang kita buat terus bertambah dan dikunjungi para pembaca. Senang deh rasanya kalo ada pembaca yang komen di postingan kita 'COOL STORY, BRO' .
Selain dari segi postingan, pembaca akan mengagumi blog tersebut dari desain blog. Nilai ke-kreatifan juga penting kawan^^ ngga cuma jago menulis, kita juga bisa jadi blogger yang kreatif. Jadi, semuanya berawal dari rasa percaya diri dan secara bertahap kita akan merasakan menjadi blogger yang cool..
SMART!!
Dalam kata smart terdapat makna yang tak kalah positif dari kata cool. Smart (sma:t) berarti cerdas, bijak, gagah. I LOOK SMART WHEN I READ? ya, itu memang benar. Semakin sering kita membaca, maka semakin kita menjadi tau. Dari banyaknya pengetahuan, kita akan tampak cerdas.. Tapi, apakah cukup jika kita hanya membaca karya orang lain? Apakah kita benar-benar terlihat cerdas saat membacanya? jawabannya tentu tidak^^ Blogger yang smart itu ngga cuma kutu buku yang tiap waktu membaca buku, dan buku yang dibaca itu karya orang lain. Kalo aku,, aku ngerasa blogger yang smart tuh blogger yang mampu merangkai kumpulan kata yang mengahasilkan ciptaan baru untuk dibaca dalam berbagai bentuk karya.
Semakin terpandang karya kita, walaupun hanya dalam dunia blogger semakin terpandang pula kegagahan kita. Intinya jangan pernah bosan untuk menghasilkan karya baru. Aku juga belum bisa menghasilkan postingan yang dibaca oleh banyak orang, apalagi postingan yang ditunggu-tunggu oleh para kutu buku yang terjun ke dunia blogger. Aku hanya ingin berpendapat sambil mengajak para pembaca untuk menjadi blogger yang cool and smart. ...So, Let's try to be COOL AND SMART BLOGGER...
Sekarang saya mau share tentang novel. @authorizuka eonni nih. daebakkkk!!
Judul : Infinitely Yours Penulis : Orizuka Penerbit : Gagas Media ISBN : 979-780-508-5 Tahun terbit : 2011 (cetakan kedua) Jumlah halaman : 292 halaman
SINOPSIS
Orang bilang pertemuan pertama selalu kebetulan.
Tapi, bagaimana caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya?
Apakah Tuhan campur tangan didalamnya?
Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan.
Sekeras apa pun usaha kita berdua,
Saling menjauhkan diri *dan menjauhkan hati* pada akhirnya akan bertemu kembali.
Kau tak percaya takdir, aku pun tidak ..
Karenanya, hanya ada satu cara untuk dapat membuktikannya..
Cerita berlatar belakang negara ginseng yang berkisah tentang perjalanan cinta yang berlika-liku antara Narayan Sadewa seorang laki-laki yang pendiam dan cuek yang akhirnya bisa bersatu dengan Jingga, perempuan yang lahir di saat langit berwarna jingga, sangat lincah, dan Rayan menyebutnya kelinci energik.
Berawal dari liburan Jingga ke Korea Selatan. Takdir mempertemukannya dengan Rayan. Sungguh pribadi yang berbeda, seorang Jingga yang tidak bisa diam disatukan dengan Rayan yang dikenal pendiam. Beragam tempat wisata di Korea menjadi saksi perjalanan Jingga dan Rayan.
Jingga sangat mengidolakan Yun Jae, pemandu wisata travelling-nya. Diam-diam Yun Jae, lelaki tampan mirip artis Korea ini jatuh cinta pada Jingga, seorang gadis lugu asli Indonesia. Sayangnya, Yun Jae menyatakan rasanya saat Jingga menyimpan rasa pada Rayan. Jingga bingung, ia memang gadis yang sangat beruntung. Dicintai oleh dua lelaki yang salah satunya adalah idola-nya. Tapi Jingga tak dapat melupakan harum mint dari tubuh Rayan. Jingga menolak Yun Jae, Yun Jae kaget namun harus menerima keputusan Jingga.
Perjalanan liburan Jingga dan Rayan berakhir. Lalu.. apakah perjalanan cinta tak menentu yang dibangun oleh Rayan dan Jingga harus berakhir juga ?
Beberapa tahun setelah berpisah di bandara, Rayan merindukan Jingga. Jingga pun berjanji akan menemukan Rayan. Apakah mereka akan bertemu lagi ?
Takdir cinta benar-benar menyatakan setuju jika Rayan dan Jingga harus bertemu. Rayan bertugas ke Korea, Jingga berlibur ke Korea. Jingga duduk di pinggiran, Jingga mengingat sosok Rayan. Kedua bola mata Jingga tertuju pada laki-laki yang tengah asyik dengan gadgetnya di seberang jalan. Jingga tak percaya, tapi ini nyata. Laki-laki tersebut adalah Narayan Sadewa. Jingga menatap hangat lelaki itu, begitu juga Rayan. Sungguh tidak terduga, mereka akan bertemu disini, di negara dimana mereka mengenal satu sama lain.
International Fansite for Korean Band CNBLUE to Boice, from Boice. Giving you updates about Burning Lovely Untouchable Emotional boys! Pls Follow @CNBLUE_4 *The Boice Zone*