CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 25 Desember 2012

Book Review: Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Judul                 : Chairul Tanjung Si Anak
                            Singkong
Penyusun           : Tjahja Gunawan Diredja
ISBN                 : 978-979-709-650-2
Penerbit             : Penerbit Buku Kompas
Tanggal terbit     : Juni, 2012
Jumlah halaman  : 384 halaman



    Chairul Tanjung Si Anak Singkong adalah buku biografi kedua yang saya baca.Buku yang disusun oleh wartawan harian Kompas, Tjahja Gunawan Diredja ini bukan hanya sekedar buku biografi yang membahas perjalanan hidup seorang CT saja, tetapi juga dapat memotivasi pembaca lewat rangkaian tulisan tentang semangat CT  yang berniat melawat kemiskinan yang harus dialaminya dan akhirnya berhasil mengubah pahitnya kehidupan.

 

" Anak singkong dari salah satu kampung kumuh di Jakarta itu kini menjelma menjadi salah     satu tokoh cukup diperhitungkan di Indonesia. Dia adalah Chairul Tanjung."

   Sebuah kisah tentang seorang anak yang lahir dari keluarga miskin. Sejak kecil CT mendapat    didikan dari neneknya yang digunakan menjadi dasar dan panduan sepanjang hidupnya hingga sekarang. Ibu Halimah menggadaikan kain halusnya demi biaya kuliah pertama anaknya, CT. Setelah mengetahui itu, CT yang merupakan lulusan FKG UI tahun 1987 sempat menjadi juragan fotokopi di kampus tempatnya mengemban ilmu, berjualan alat-alat kedokteran di kampus dan usaha lainnya untuk membayar kuliahnya sendiri. Bukan hanya berperan sebagai mahasiswa  FKG UI saja, ia juga aktif di berbagai kegiatan sosial. 

  Segala usaha yang ia mulai dari usaha paling kecil, sedang, hingga usaha besar membuatnya berhasil menjadi CT yang sekarang. Dari 1.226 orang terkaya di dunia ( 17 diantaranya orang Indonesia ) CT merupakan urutan ke-634 dengan kekayaan pribadi 2 miliar dollar AS. Dalam buku ini dibahas dengan jelas orang-orang yang ada dibelakang CT selama 50 tahun ini. Tentunya kedua orang tua, ayahnya Abdul Gafar Tanjung dan ibunya Ibu Halimah, istri dan kedua anaknya, guru-gurunya sampai teman-temannya yang sekarang tidak sedikit menjadi orang sukses juga. 



                    ..............................................................................................................

  Awalnya saya hanya mengetahui Pak Chairul Tanjung adalah salah satu orang penting di tanah air. Saya tertarik untuk membaca buku biografi " Chairul Tanjung Si Anak Singkong " karena judulnya yang sebelumnya tidak saya ketahui. Si Anak Singkong, sebutan untuk anak yang berasal dari keluarga miskin. Sungguh tidak saya duga atau memang mungkin saya yang tertinggal berita soal kehidupan Pak CT sebelum menjadi orang berhasil seperti sekarang ini. Buku ini juga direkomendasikan oleh ayah saya yang menyukai kisah-kisah hidup orang yang dari tiada menjadi ada. Memang benar adanya, isi buku ini mencakup susah sampai senangnya seorang CT yang sampai saat ini berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang.


  “ Saya meyakini bahwa keberhasilan dalam memimpin usaha adalah perlunya strong leadership, tapi saya harus memulai dari diri sendiri. (Hal.304)

   Sosok Pak CT dalam buku ini benar-benar mengajarkan keberanian dan kemandirian kita dalam memulai suatu usaha yang berhasil.


Sekarang ini kita harus mengatur diri kita sendiri dan tidak menggantungkan diri pada pemerintah, termasuk bergantung pada orang lain. (Hal.334)
 
   Kebiasaan baik dari Pak CT adalah tidak bergantung pada orang lain, segala usaha ia mulai dengan sendirinya. Ia mampu mengatur semuanya dengan amat baik, hampir tidak ada yang gagal. Kegagalan ia jadikan sebagai bahan pelajaran dan pengalaman sebagai gurunya. 
  Untuk yang belum tau, Pak Chairul Tanjung adalah pemilik CT Corp (Chairul Tanjung Corpora yang sebelumnya bernama Para Group). Terdiri atas tiga perusahaan subholding, yaitu Mega Corp-perusahaan induk di jasa keuangan-, Trans Corp-perusahaan induk di bisnis media, lifestyle dan hiburan. Di perusahaan ini terdapat dua stasiun televisi ternama, Trans TV dan Trans 7- dan CT Global Resources-bisnis perkebunan-. Jadi orang yang ada dibalik nama Trans TV, Trans 7, Bank Mega, Carrefour dan Trans Studio ( Bandung dan Makassar, rencananya dalam waktu dekat juga ada di Ibu Kota Jakarta) adalah Chairul Tanjung Si Anak Singkong.
  Menariknya buku ini dilengkapi gambar berwarna berupa foto-foto hampir di setiap tulisan. Cerita kehidupan Pak CT pun lengkap (saya bangga melihat gambar-gambar yang memperlihatkan Pak CT berada di dekat atau bersebbelahan dengan orang penting dalam negeri sampai luar negeri). Sayangnya, buku ini terkesan alurnya maju mundur dan belum tersusun rapi kalau menurut saya. Kisah tentang Pak CT sewaktu kecil dan keluarganya tertutup oleh cerita kehidupannya yang sudah berhasil. Jika ada suara pembaca, saya akan memberikan 4/5 untuk buku ini ☺ 
 Sungguh biografi yang patut dibaca dan dipelajari.
  Tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai seperti membalikkan telapak tangan. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras, keuletan, kegigihan, dan kedisiplinan. (hlm. 347)
                    .....................................................................................................
 to Indi Azmi R.A : thanks sudah mempertemukan dan membolehkan saya membaca buku ini☺




review ini diikutkan dalam "2012 End of Year BookContest" yang diselenggarakan oleh blog "Kumpulan Sinopsis Dari Okeyzz"

3 komentar:

  1. Bukunya memang bagus, ya. Hanya baca reviewnya sih. Soalnya belum pernah baca.
    Membaca kisah sebelum sukses mereka yang telah sukses bisa menimbulkan semaangat baru, dan tinggal menjaganya agar terus menginspirasi.
    Semoga menang kontesnya ya mbak.

    BalasHapus
  2. amiin..
    makasih sudah berkunjung mba^^

    BalasHapus
  3. Oh jadi yg punya Trans itu Pak CT ini toh. Aku baru tahu lho.. tapi baguslah seenggknya pemiliknya masih orang Indonesia. XD

    Nice review ^^
    Makasih uda berpartisipasi di 2012 End of Yer Book Contest

    BalasHapus